Senin, 07 September 2015

Menikah dulu atau membahagiakan orang tua?

Banyak orang yang bimbang dengan pilihan antara membahagiakan orang tua dulu atau menikah dulu? sehingga tak sedikit juga yang pada akhirnya menunda pernikahannya dengan dalih ingin membahagiakan orang tua terlebih dahulu

Bagi anda yang menjadi anak pertama, dengan beberapa adik serta orang tua yang mulai beranjak tua tentunya anda memiliki beberapa pertimbangan dalah hal menentukan masa depan anda
di antaranya seperti ingin membahagikan orang tua, membelikan barang-barang mahal buat mereka mungkin juga ingin berangkat haji bersama atau bahan membelikan rumah buat mereka dengan berbagai keinginan yang tentunya tak akan cukup untuk membalas jasa-jasa orang tua kepada anak nya dari kecil hingga dewasa

Sebelum menjawab pertanyaan “menikah dulu atau membahagiakan orang tua dulu”, ada satu hal yang harus kita perhatikan dan ingat yaitu tentang membahagiakan orang tua. Ada paradigma yang mesti diluruskan tentang hal ini apalagi ketika membuat pilihan menikah dulu atau membahagiakan orang tua?, seolah-seolah setelah menikah kita tidak bisa lagi membahagiakan orang tua, seolah-olah pernikahan menjadi “pemisah” antara anak dan orang tua. Padahal berbakti kepada orang tua adalah kewajiban anak hingga akhir hayat, tidak ada alasan untuk tidak berbakti kepada orang tua walaupun sudah menikah.
Bagi laki-laki kewajiban berbakti kepada orang tua tetap diutamakan setelah menikah apalagi kepada ibunya. Karena salah satu tanggung jawab laki-laki adalah bertanggung jawab atas ibunya. Apalagi jika orang tua sudah renta dan tidak lagi bisa bekerja maka jadi kewajibannya untuk menjaga dan merawat orang tua. Sementara bagi wanita setelah menikah kewajiban utamanya yang awalnya harus patuh dan taat kepada orang tua berpindah kepada suami, jadi bagi wanita ketaatan kepada suami jauh lebih utama dibanding dengan ketaatan kepada orang tua. Nah, agar tetap bisa berbakti kepada orang tua setelah menikah, maka carilah suami yang shaleh dan taat serta memahami keutamaan dan kewajiban berbakti kepada orang tua.
Sementara bagi anda yang memiliki tanggungan seperti membantu orang tua, membiayai adik atau keluarga, tidak ada masalah tetap melanjutkan menikah, jadi sembari menikah tetap membantu orang tua tentu dengan catatan harus dibicarakan dengan pasangan dan andapun memiliki kemampuan untuk menjalani keduanya, jika anda memiliki niatan yang baik insyallah semua keinginan anda akan di permudah oleh allah swt dengan jalan berdoa dan berusaha.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

UNTUK TUGAS MAIL MERGE PADA OPEN OFFICE