Sabtu, 14 April 2012

Football Club Internazionale Milano S.p.A 

atau lebih dikenal dengan nama Inter Milan atau yang mempunyai julukan il Nerazurri (si biru hitam), il Biscone (si ular besar), dan juga La Beneamata (yang tersayang) adalah sebuah klub sepak bola Italia, berseragam garis biru-hitam bermain di Seri A (divisi pertama) sejak tahun 1908. pendukung Internazionale disebut Interisti. Tahun 2010 adalah pencapaian terbaik kedua bagi Inter sepanjang sejarah sejak berdiri. Meraih lima gelar sekaligus (Serie A, Coppa Italia, UEFA Champions League, Supercoppa Italiana, dan FIFA Club World Cup). Inter bermain di stadion Giuseppe Meazza dan berlatih di Angelo Moratti Sports Center (dikenal juga sebagai La Pinetina) sebuah fasilitas latihan di Appiano Gentile.


Sejarah

Inter Milan 1908.
Klub ini didirikan pada 9 Maret 1908 yang merupakan perpecahan dari Milan Criket and Football Club, yang sekarang lebih dikenal dengan nama AC Milan. Sebuah kelompok yang terdiri dari orang-orang Italia dan Swiss (Giorgio Muggiani, seorang pelukis yang juga merancang logo klub, Bossard, Lana, Bertoloni, De Olma, Enrico Hintermann, Arturo Hintermann, Carlo Hintermann, Pietro Dell'Oro, Hugo dan Hans Rietmann, Voelkel, Maner , Wipf, dan Carlo Arduss) yang tidak terlalu suka akan dominasi orang-orang Inggris & Italia di AC Milan dan mereka memutuskan untuk memisahkan diri dari AC Milan. Nama Internazionale diambil dari keinginan pendiri-pendirinya untuk membuat satu klub yang terdiri dari banyak pemain internasional.
Klub ini memenangkan juaranya pada tahun 1910 dan yang kedua pada tahun 1920. Kapten dan Pelatih yang membawa Inter meraih Scudetto pertama adalah Virgilio Fossati , yang tewas dalam Perang Dunia I.

Pada tahun 1921, Inter termasuk salah satu tim yang keluar dari FIGC dan mengikuti liga yang dibentuk oleh C.C.I (Confederazione Calcistica Italiana). C.C.I merupakan organisasi tandingan FIGC (Federazione Italiana Giuoco Calcio) yang dibentuk oleh tim-tim yang meminta rencana pengurangan anggota Serie-A. Inter berada dalam grup B dalam liga tersebut. Setelah hanya mampu mengumpulkan 11 angka, Inter berada di posisi terbawah klasemen akhir. Hanya bertahan satu musim akhirnya C.C.I bubar karena akhirnya dicapai persetujuan dengan FIGC melalui petisi yang dilayangkan oleh Direktur harian La Gazzetta dello Sport yakni Emilio Colombo dan dikenal dengan petisi Comprommeso Colombo. Tim-tim yang berlaga di liga C.C.I pun bergabung kembali dalam FIGC, yang mengakibatkan format dan kompetisi disusun ulang dengan menggabungkan tim-tim yang berlaga di liga C.C.I dan Serie-A FIGC sesuai dengan poin-poin kesepakatan dalam petisi tersebut. Karena Inter berada di posisi terbawah sehingga Inter harus mengikuti fase Spareggi (Babak kualifikasi pen-degradasi-an), dan Inter berhasil lolos kembali bermain di kompetisi Serie A setelah mengalahkan SC Italia-Milan 2-0 kemudian Libertas Firenze dengan agregat 4-1 (3-0 & 1-1) di kualifikasi Spareggi tersebut.

Selama waktu perang, Inter juga sempat berganti nama menjadi Ambrosiana SS Milano selama era fasisme di Italia setelah bergabung dengan Milanese Unione Sportiva pada tahun 1928. Bahkan setahun kemudian presiden klub terpilih Oreste Simonotti mematenkan nama Inter menjadi AS Ambrosiana pada tahun 1929, untuk menyesuaikan diri dengan kepemimpinan Benito Mussolini, dan pada akhirnya pada tahun 1931, presiden baru Inter Ferdinando Pozzani mengubahnya lagi menjadi AS Ambrosiana-Inter. Walaupun demikian, Inter masih tetap bisa memenangkan trofi ketiga mereka pada tahun 1930. Mengikuti itu, trofi keempat dimenangkan pada tahun 1938. Inter pertama kali memenangkan Copa Italia (Piala Italia) pada tahun 1940 dipimpin oleh Giuseppe Meazza, dan pada tahun yang sama mereka memenangkan trofi kelima mereka, meskipun Meazza mengalami cedera. Sejak tahun 1942 sampai sekarang, nama Ambrosiana-Inter tidak pernah dipakai lagi dan mereka memakai nama asli mereka, Internazionale Milano.
Setelah masa perang, Inter memenangi gelar Seri A lagi pada tahun 1953 dan yang ketujuh pada tahun 1954. Setelah memenangi beberapa trofi ini, Inter memasuki masa keemasan mereka yang disebut La Grande Inter. Selama masa keemasan mereka, dibawah asuhan Pelatih Helenio Herrera, Inter memenangkan tiga trofi pada tahun 1963, 1965, dan 1966. Pada waktu ini, Inter juga terkenal dengan kemenangan Piala Eropa dua kali berturut-turut. Pada tahun 1963, Inter memenangkan trofi Piala Eropa mereka setelah mengalahkan klub terkenal Real Madrid. Musim selanjutnya, bermain di kandang mereka sendiri, Inter memenangkan trofi Piala Eropa untuk kedua kalinya setelah mengalahkan klub dari Portugal, Benfica.

Setelah masa keemasan pada tahun 1960, Inter berhasil untuk memenangkan gelar mereka kesebelas kalinya pada tahun 1971 dan kedua belas kalinya pada tahun 1980. Pada tahun 1970 dan 1980, Inter juga memenangi dua trofi Piala Italia pada tahun 1978 dan 1982. Inter berhasil meraih gelar scudetto mereka yang ke tigabelas kali pada tahun 1989 dan membutuhkan waktu yang sangat panjang hingga 17 tahun hingga mereka dapat memenanginya lagi pada tahun 2006, tetapi melalui cara yang lain dari biasa atau yang mereka sebut dengan "Scudetto of Honesty" (juara dari kejujuran), karena mereka tidak terbukti bersalah dalam skandal "calciopoli" yang ikut menyeret beberapa klub besar Italia yang terbukti bersalah dan mendapat penalti pengurangan poin juga pencopotan gelar bagi juara sebelumnya. Baru pada tahun selanjutnya atau 2007 Inter berhasil menjadi juara bertahan, sekaligus menorehkan rekor dengan 17 kemenangan beruntun di kompetisi lokal.
Skuat Final Liga Champions 2010
cadangan: Stanković (68' → Chivu), Muntari (79' → Pandev), Materazzi(92' → Milito), Toldo, Cordoba, Balotelli, Mariga Pelatih: José Mourinho

Inter kembali menjadi juara bertahan pada tahun 2008,2009 dan 2010. Inter juga adalah satu-satunya tim yang belum pernah terdegradasi terhitung dari sejak Serie A bergulir, karena itu di dalam lagu kebangsaan nya yang berjudul C'e solo l'Inter (hanya ada Inter satu-satunya) disebutkan bahwa Inter mempunyai gen Serie A dan tidak mengenal Seri lainnya.
Pada musim 2009-10 Inter menyamai rekor Juventus dan Torino dengan memenangi gelar Juara Seri A selama 5 Musim secara beruntun.

Internazionale juga memenangi Piala UEFA mereka tiga kali. Pertama di musim 1990/1991 melawan AS Roma/ Di musim 1993/1994, Inter meraih gelar Piala UEFA dengan mengalahkan klub Austria Casino Salzburg. Di kemenangan Piala UEFA mereka untuk ketiga kalinya, Inter mengalahkan SS Lazio di Parc des Princes, Paris.
Inter baru memenangi lagi Liga Champions untuk yang ketiga kalinya pada musim 2009-10 dengan mengalahkan klub asal Jerman, Bayern Munich di Final, setelah sebelumnya pada Babak semifinal Internazionale secara mengejutkan mengalahkan klub asal Spanyol, Barcelona yang saat itu sangat diunggulkan karena pada musim kompetisi 2008-09 meraih 6 gelar disemua ajang.
Inter menjadi tim asal Italia pertama yang meraih treble winners setelah memenangi semua kompetisi pada musim 2009-10 diantaranya Scudetto Liga Italia, Piala Italia, dan Liga Champions.

Warna dan Lambang

Logo inter muggiani 1908.jpg
lambang klub adalah huruf FCIM di dalam sebuah lingkaran, yang didesain pada tahun 1908, pelukis yang mendesain logo klub yang bertahan hingga sekarang ini adalah Giorgio Muggiani yang juga merupakan salah seorang yang menggagas terbentuknya Inter.
Inter identik dengan warna hitam biru. Warna hitam mewakili gelapnya malam dan biru mengambarkan langit. Sempat terjadi perubahan saat Inter digabungkan dengan Unione Sportiva Milanese pada tahun 1928, yaitu kostum mereka berganti putih dengan tanda palang merah di bagian dada, namun setelah Perang Dunia II usai, Inter kembali ke warna awal mereka.

Presiden Klub

Massimo Moratti, Presiden Inter Milan
 
 
Nama Tahun
Giovanni Paramithiotti 1908–1909
Ettore Strauss 1909–1910
Carlo de Medici 1910–1912
Emilio Hirzel 1912–1914
Luigi Ansbacher 1914
Giuseppe Visconti di Modrone 1914–1919
Giorgio Hulss 1919–1920
 
Nama Tahun
Francesco Mauro 1920–1923
Enrico Olivetti 1923–1926
Senatore Borletti 1926–1929
Ernesto Torrusio 1929–1930
Oreste Simonotti 1930–1932
Ferdinando Pozzani 1932–1942
Carlo Masseroni 1942–1955
 
Nama Tahun
Angelo Moratti 1955–1968
Ivanoe Fraizzoli 1968–1984
Ernesto Pellegrini 1984–1995
Massimo Moratti 1995–2004
Giacinto Facchetti 2004–2006
Massimo Moratti 2006–sekarang

Stadion

 
Stadion Giuseppe Meazza 2009.
Stadion tim saat ini adalah Stadion Giuseppe Meazza yang terletak di distrik San Siro di kota Milan, berkapasitas 85.000 orang. Stadion yang juga dikenal dengan nama San Siro ini memiliki nama asli Nuovo stadio Calcistico San Siro yang dibangun mulai tanggal 1 Agustus 1925 hingga 15 September 1926 oleh Piero Pirelli yang saat itu menjabat sebagai Presiden AC Milan dengan dana sekitar 5 juta lira. Stadion ini dibuka secara resmi pada tanggal 19 september 1926 dengan Pertandingan Derby antara AC.Milan melawan Inter Milan, yang dimana laga itu dimenangkan oleh Inter Milan dengan skor 6 - 3[3].
Stadion ini digunakan bersama dengan AC Milan, klub besar lain di Milan. Pada awalnya Stadion ini adalah Stadion kandang bagi AC Milan, hingga pada tahun 1935 AC Milan mengalami kebangkrutan dan harus menjual stadion tersebut pada Pemerintah kota Milan. Inter Milan kemudian menyewa Stadion ini dari Pemerintah kota Milan pada tahun 1947, sejak saat itu stadion ini digunakan sebagai kandang bagi Inter Milan dan AC Milan. Jauh sebelum menggunakan Stadion Giuseppe Meazza, Inter selalu menggunakan Stadion Arena.
Nama Giuseppe Meazza dipilih sebagai nama Stadion pada tahun 1980 untuk menghormati pemain sepak bola legendaris yang membawa Italia menjuarai Piala Dunia 1934 dan 1938, sekaligus mantan pemain Inter dan Milan. Suporter AC Milan lebih suka menggunakan nama "San Siro" untuk menyebut nama stadion ini, karena Giuseppe Meazza lebih identik sebagai ikon Inter Milan walaupun pernah bermain untuk AC Milan.
Saat ini Stadion Giuseppe Meazza dinilai oleh UEFA termasuk dalam 23 stadion di Eropa yg memiliki rating bintang 5[4] .

Rekor

Inter menjadi satu-satunya klub di Seri A yang belum pernah turun ke Seri B, setelah klub Juventus harus turun ke Seri B pada musim 2006/2007 terkait dengan kasus Calciopoli atau pengaturan skor pertandingan.
Pada musim 2009-10 Inter menyamai rekor Juventus dan Torino dengan memenangi gelar Juara Seri A selama 5 Musim secara beruntun.
Pada 2009-10, Inter Milan menjadi satu-satunya tim dari Italia yang meraih treble winner[5] setelah memenangi tiga gelar sekaligus, yaitu: Seri-A, Coppa Italia dan Liga Champions disusul Quintuple[6]dengan memenangi lagi Piala super italia dan Piala dunia antarklub FIFA pada 2010.
Menurut data-data dan statistik, Inter duduk di posisi ke-8 sebagai tim paling sukses di dunia.

Pemain terkenal

Pemain-pemain terkenal yang pernah memperkuat Inter Milan antara lain:

 

Skuat

Tim utama

Hingga 31 Januari 2012[7]
Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional pemain sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat saja mempunyai lebih dari satu kewarganegaraan.
No.
Pos. Nama
1 Bendera Brasil GK Júlio César
2 Bendera Kolombia DF Iván Córdoba (wakil kapten)
4 Bendera Argentina DF Javier Zanetti Kapten
5 Bendera Serbia MF Dejan Stanković
6 Bendera Brasil DF Lúcio
7 Bendera Italia FW Giampaolo Pazzini
9 Bendera Uruguay FW Diego Forlán
10 Bendera Belanda MF Wesley Sneijder
11 Bendera Argentina MF Ricardo Álvarez
12 Bendera Italia GK Luca Castellazzi
13 Bendera Brasil DF Maicon
14 Bendera Kolombia MF Fredy Guarín (dipinjam dari Porto)
17 Bendera Italia MF Angelo Palombo (dipinjam dari Sampdoria)
18 Bendera Italia MF Andrea Poli (dipinjam dari Sampdoria)
19 Bendera Argentina MF Esteban Cambiasso

No.
Pos. Nama
20 Bendera Nigeria MF Joel Obi
21 Bendera Italia GK Paolo Orlandoni
22 Bendera Argentina FW Diego Milito
23 Bendera Italia DF Andrea Ranocchia
25 Bendera Argentina DF Walter Samuel
26 Bendera Rumania DF Cristian Chivu
28 Bendera Argentina FW Mauro Zárate (dipinjam dari Lazio)
30 Bendera Belanda FW Luc Castaignos
37 Bendera Italia DF Marco Davide Faraoni
40 Bendera Brasil DF Juan
44 Bendera Italia DF Matteo Bianchetti
48 Bendera Italia MF Lorenzo Crisetig
55 Bendera Jepang DF Yuto Nagatomo
70 Bendera Italia GK Paolo Tornaghi

 

 Dipinjamkan

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional pemain sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat saja mempunyai lebih dari satu kewarganegaraan.
No.
Pos. Nama

Bendera Italia GK Enrico Alfonso (ke Cremonese, kepemilikan bersama Chievo)

Bendera Rumania FW Denis Alibec (ke Mechelen)

Bendera Italia GK Francesco Bardi (kepemilikan bersama Livorno)

Bendera Slovenia GK Vid Belec (ke Crotone)

Bendera Italia DF Simone Benedetti (ke Gubbio, kepemilikan bersama Torino)

Bendera Italia DF Cristiano Biraghi (ke Juve Stabia)

Bendera Italia FW Riccardo Bocalon (ke Cremonese)

Bendera Swedia MF Sebastian Carlsén (ke Helsingborg)

Bendera Italia DF Giulio Donati (ke Padova)

Bendera Italia DF Antonio Esposito (ke Piacenza)

Bendera Italia DF Dennis Esposito (ke Lecco)

Bendera Brasil FW Kerlon (ke Nacional de Nova Serrana)

No.
Pos. Nama

Bendera Kenya MF McDonald Mariga (ke Real Sociedad)

Bendera Italia DF Andrea Mei (ke VVV-Venlo)

Bendera Italia DF Felice Natalino (ke Verona)

Bendera Republik Makedonia FW Goran Pandev (ke Napoli)

Bendera Italia DF Michele Rigione (ke Cremonese)

Bendera Italia MF Luca Tremolada (ke Pisa)

Bendera Italia DF Luca Caldirola (ke Brescia)

Bendera Italia GK Emiliano Viviano (ke Palermo)

Bendera Brasil MF Philippe Coutinho (ke Espanyol)

Bendera Brasil DF Jonathan (ke Parma)

Bendera Ghana DF Sulley Muntari (ke A.C. Milan)

 

Nomor yang dipensiunkan / diabadikan

No. Nama pemain Posisi Karier
3 Bendera Italia Giacinto Facchetti Bek kiri 19601978

 

Staf teknik

Posisi Staf
Pelatih Bendera Italia Andrea Stramaccioni
Wakil pelatih Bendera Italia Giuseppe Baresi
Asisten teknis Bendera Italia Massimiliano Catini
Pelatih kiper Bendera Italia Alessandro Nista
Kepala pelatih fitnes Bendera Italia Stefano Rapetti
Pelatih fitnes Bendera Italia Federico Pannoncini
Analis pertandingan Bendera Italia Michele Salzarulo
Kepala staff medis Bendera Italia Franco Combi
Dokter Bendera Italia Giorgio Panico
Pelatih rehabilitasi Bendera Italia Andrea Scannavino
Pelatih rehabilitasi Bendera Italia Maurizio Fanchini
Fisioterapis Bendera Italia Marco Dellacasa
Fisioterapis Bendera Italia Massimo Dellacasa
Fisioterapis Bendera Italia Luigi Sessolo
Staff rehabilitasi Bendera Italia Andrea Galli
Staff rehabilitasi Bendera Italia Alberto Galbiati
Direktur teknis Bendera Italia Marco Branca
Direktur olahraga Bendera Italia Piero Ausilio
Update terakhir: 27 March 2012
Sumber: F.C. Internazionale Milano

 

Pelatih

Sejak pertama kali didirikan 59 pelatih telah melatih Inter Milan, pelatih pertama adalah Virgilio Fossati. Pelatih Yang paling lama melatih Inter Milan adalah Helenio Herrera, ia melatih selama 9 tahun (8 tahun berturut-turut), hingga saat ini masih tercatat sebagai pelatih tersukses dalam sejarah Inter Milan, dengan membawa Inter memenangkan 3 scudetto, 2 Piala Champions dan 2 piala Intercontinental.
José Mourinho adalah pelatih tersukses kedua dalam sejarah Inter Milan, ia melatih sejak 2 Juni 2008 hingga 29 Mei 2010. Pada musim pertama nya di Italia ia membawa Inter memenangkan gelar juara Seri A dan Piala Super Italia. Pada musim kedua ia membawa "La Beneamata" menorehkan sejarah sebagai klub Italia pertama yang meraih Treble.
Kemudian di musim 2010-11 Inter Milan dilatih oleh Rafael Benítez, menggantikan José Mourinho yang pindah ke Real Madrid, di era kepelatihan Benítez Inter menjuarai Supercoppa Italiana dan sukses pula menjadi Juara FIFA Club World Cup, tetapi di kancah Serie A posisi Inter yang selalu menjadi kampiun seri A sejak dari era Mancini dan Mourinho, hingga pertengahan musim harus terseok-seok hingga berada diposisi ke-7 klasemen seri A, Leonardo de Araújo yang pada musim sebelumnya melatih AC Milan akhirnya menggantikan posisi Rafael Benítez untuk melatih Inter Milan pada akhir Desember 2010 [8], Leonardo melatih hingga akhir musim 2010/2011 dan sukses memberikan 1 trofi Coppa Italia.
José Mourinho, pelatih Inter Milan 2008-2010
 
 
Nama Asal Negara Tahun
Virgilio Fossati Bendera Italia 1909–1915
Nino Resegotti
Francesco Mauro
Bendera Italia 1919–1920
Bob Spotishwood Bendera Inggris 1922–1924
Paolo Schiedler Bendera Italia 1924–1926
Árpád Weisz Bendera Hongaria 1926–1928
József Viola Bendera Hongaria 1928–1929
Árpád Weisz Bendera Hongaria 1929–1931
István Tóth Bendera Hongaria 1931–1932
Árpád Weisz Bendera Hongaria 1932–1934
Gyula Feldmann Bendera Hongaria 1934–1936
Albino Carraro Bendera Italia 1936
Armando Castellazzi Bendera Italia 1936–1938
Tony Cargnelli Bendera Austria 1938–1940
Giuseppe Peruchetti Bendera Italia 1940
Italo Zamberletti Bendera Italia 1941
Ivo Fiorentini Bendera Italia 1941–1942
Giovanni Ferrari Bendera Italia 1942–1945
Carlo Carcano Bendera Italia 1945–1946
Nino Nutrizio Bendera Italia 1946
Giuseppe Meazza Bendera Italia 1947–1948
Carlo Carcano Bendera Italia 1948
Dai Astley Bendera Wales 1948
Giulio Cappelli Bendera Italia 1949–1950
Aldo Olivieri Bendera Italia 1950–1952
Alfredo Foni Bendera Italia 1952–1955
Aldo Campatelli Bendera Italia 1955
Giuseppe Meazza Bendera Italia 1955–1956
Annibale Frossi Bendera Italia 1956
Luigi Ferrero Bendera Italia 1957
Giuseppe Meazza Bendera Italia 1957
Jesse Carver Bendera Inggris 1957–1958
Giuseppe Bigogno Bendera Italia 1958
Aldo Campatelli Bendera Italia 1959–1960
Camillo Achilli Bendera Italia 1960
Giulio Cappelli Bendera Italia 1960
Helenio Herrera Bendera Argentina 1960–1968
Alfredo Foni Bendera Italia 1968–1969
 
Nama Asal Negara Tahun
Heriberto Herrera Bendera Paraguay 1969–1971
Giovanni Invernizzi Bendera Italia 1971–1973
Enea Masiero Bendera Italia 1973
Helenio Herrera Bendera Argentina 1973
Enea Masiero Bendera Italia 1974
Luis Suárez Bendera Spanyol 1974–1975
Giuseppe Chiappella Bendera Italia 1976–1977
Eugenio Bersellini Bendera Italia 1977–1982
Rino Marchesi Bendera Italia 1982–1983
Luigi Radice Bendera Italia 1983–1984
Ilario Castagner Bendera Italia 1984–1986
Mario Corso Bendera Italia 1986
Giovanni Trapattoni Bendera Italia 1986–1991
Corrado Orrico Bendera Italia 1991
Luis Suárez Bendera Spanyol 1992
Osvaldo Bagnoli Bendera Italia 1992–1994
Giampiero Marini Bendera Italia 1994
Ottavio Bianchi Bendera Italia 1994–1995
Luis Suárez Bendera Spanyol 1995
Roy Hodgson Bendera Inggris 1995–1997
Luciano Castellini Bendera Italia 1997
Luigi Simoni Bendera Italia 1997–1998
Mircea Lucescu Bendera Rumania 1998–1999
Luciano Castellini Bendera Italia 1999
Roy Hodgson Bendera Inggris 1999
Marcello Lippi Bendera Italia 1999–2000
Marco Tardelli Bendera Italia 2000–2001
Héctor Raul Cúper Bendera Argentina 2001–2003
Corrado Verdelli Bendera Italia 2003
Alberto Zaccheroni Bendera Italia 2003–2004
Roberto Mancini Bendera Italia 2004–2008
José Mourinho Bendera Portugal 2008–2010
Rafael Benítez Bendera Spanyol 2010
Leonardo Bendera Brasil 2010—2011
Gian Piero Gasperini Bendera Italia 2011
Claudio Ranieri Bendera Italia 2011–2012
Andrea Stramaccioni Bendera Italia 2012–

Trofi yang dimenangkan
Nama Periode Trofi Total
Domestik Internasional
Se Cp Sc EC/CL UC ICp/CWC
Bendera Italia Virgilio Fossati 1909–1915
1





1
Bendera Italia Nino Resegotti 1919–1922
1
0




1
Bendera Hongaria Árpád Weisz 1929–1931
1





1
Bendera Italia Armando Castellazzi 1936–1938
1
0




1
Bendera Austria Tony Cargnelli 1938–1940
1
1




2
Bendera Italia Alfredo Foni 1952–1955
2





2
Bendera Argentina Helenio Herrera 1960–1968, 1973
3
0

2
0
2
7
Bendera Italia Giovanni Invernizzi 1970–1973
1
0

0
0
0
1
Bendera Italia Eugenio Bersellini 1977–1982
1
2

0
0
0
3
Bendera Italia Giovanni Trapattoni 1986–1991
1
0
1
0
1
0
3
Bendera Italia Giampiero Marini 1994
0
0
0
0
1
0
1
Bendera Italia Luigi Simoni 1997–1998
0
0
0
0
1
0
1
Bendera Italia Roberto Mancini 2004–2008
3
2
2
0
0
0
7
Bendera Portugal José Mourinho 2008–2010
2
1
1
1
0
0
5
Bendera Spanyol Rafael Benítez 2010
0
0
1
0
0
1
2
Bendera Brasil Leonardo 2010–2011
0
1
0
0
0
0
1
Total 1909–
18
7
5
3
3
3
39

 

Gelar

  • TIM Trophy (7) 2002 2003 2004 2005 2007 2010 2011
  • Copa Presidente De La Republica (1) 1982
  • Copa Santiago Bernabeu (2) 1993 2001
  • Copa Franz Beckenbauer (1) 2008
  • Coppa Dell'Amicizia Italo-Francese (1) 1959
  • Coppa Sky (Pisa)(1) 2004
  • Coppa Sky (1) 2009
  • Coppa Sud Tirol (2) 2003 2005
  • Memorial Giorgio Ghezzi (1) 1992
  • Memorial Luigi Campedelli (1) 1993
  • Mohamed V Trophy (1) 1962
  • Ahmed Dahlan Trophy (5) 1939 1940 1941 1942 1943
  • Pirelli Cup (11) 1996 1997 2000 2001 2002 2003 2006 2007 2008 2009 2010
  • Torneo Natale Milano (1) 1934
  • Torneo Milano (1) 1993
  • Trofeo Valle D'Aosta (1) 1998
  • Trofeo Birra Moretti (3) 2001 2002 2007
  • Trofeo Ciudad De Vigo (1) 1996
  • Trofeo Ciudad de Palma (1) 2006
  • Trofeo Vincenzo Spagnolo (1) 1998
  • Triangolare Bolzano (1) 2005

Final

  • Piala/Liga Champions 2 1966/67, 1971/72
  • Piala UEFA 1 1996/97
  • Piala Eropa Tengah (Central Europe Cup) atau (Piala Mitropa) 1 1933
(Dahulu Piala Mitropa mempunyai kedudukan yang sama dengan Piala/Liga Champions pada masa sekarang)
  • Piala Italia 5 1958/59 1964/65 1976/77 1999/00 2006/07

 

Penghargaan Individual

FIFA World Player of the Year
Pemain yang memperoleh penghargaan FIFA World Player of the Year ketika bermain untuk FC Internazionale Milano:
Ballon d'Or/European Footballer of the Year
Pemain yang memperoleh penghargaan Ballon d'Or ketika bermain untuk FC Internazionale Milano:
World Soccer Player of the Year
Pemain yang memperoleh penghargaan the World Player of the Year ketika bermain untuk Internazionale Milano:
FIFA Club World Cup Golden Ball
UEFA Club Footballer of the Year
Pemain yang memperoleh penghargaan the UEFA Club Footballer of the Year ketika bermain untuk Internazionale:
Bravo Award
Italian Footballer of the Year
African Footballer of the Year
FIFA Ballon d'Or Kategori Pelatih Terbaik
Panchina D'Oro
Pelatih yang mendapat gelar pelatih terbaik Serie A ketika melatih Inter Milan:

[sunting] Pencetak Gol Terbanyak di Kompetisi

  • Pencetak gol terbanyak di Piala Dunia
  • Pencetak gol terbanyak di Piala/Liga Champions

W.Cup.svg Piala Dunia
Pemain yang memenangkan Piala Dunia FIFA ketika bermain untuk Internazionale Milano:
 
UEFA European Cup.svg Kejuaraan Sepak Bola Eropa UEFA
Pemain yang memenangkan Kejuaraan Sepak Bola Eropa ketika bermain untuk Internazionale Milano:
 
Coppa America calcio.svg Copa America
Pemain yang memenangkan Kejuaraan Sepak Bola Amerika latin ketika bermain untuk Internazionale Milano:
 
FIFA Confederations Cup.svg Piala Konfederasi
Olympic flag.svg Olimpiade
Pemain yang membawa Negaranya memenangkan Mendali Emas Olimpiade cabang Sepak Bola ketika memperkuat Inter Milan:

Pemasok Kostum dan Sponsor

Pemasok Kostum

  • dari tahun 1978-1979 dan 1980-1981:Puma
  • dari tahun 1981-1983 dan 1985-1986:MacSport
  • dari tahun 1986-1987 dan 1987-1988:Le Coq Sportif
  • dari tahun 1988-1989 dan 1990-1991:UhlSport
  • dari tahun 1991-1992 dan 1997-1998:Umbro
  • dari tahun 1998 hingga sekarang : Nike

Pemasok Sponsor

  • 1981-1982:Inno Hit
  • 1982-1991:Misura
  • 1991-1992:FitGar
  • 1992-1995:Fiorucci
  • 1995-Sekarang:Pirelli

Rivalitas & Head To Head

Di Italia

Rivalitas di Eropa

 

Pemain satu klub

Pemain Negara Posisi Debut Inter Terakhir
Piero Campelli  Italia penjaga gawang Januari 30 1910 November 09 1924
Ermanno Aebi  Italia penyerang April 10 1910 November 12 1922
Armando Castellazzi  Italia gelandang Februari 24 1924 Maret 08 1936
Giacinto Facchetti  Italia bek kiri Mei 03 1961 Mei 07 1978
Sandro Mazzola  Italia gelandang menyerang, penyerang dalam Juni 10 1961 November 08 1977
Giuseppe Bergomi  Italia bek tengah, bek kanan Januari 30 1980 Mei 23 1999
  • Ermanno Aebi adalah "oriundo" (pemain naturalisasi) pertama yang bermain untuk tim nasional Italia pada 18 Januari 1920 melawan Prancis.
  • Armando Castellazzi, menjabat pelatih Inter Milan pada musim 1936-1938 dan berhasil menjuarai Liga Italia pada tahun 1938 yang juga menobatkannya sebagai orang pertama yang berhasil menjuarai Liga Italia sebagai pemain dan pelatih.
  • Giacinto Facchetti dari 19 Januari 2004 sampai kematiannya (4 September 2006), menjabat sebagai presiden Inter Milan.
  • Sandro Mazzola menjabat direktur olahraga Inter Milan pada 1995-1999

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

UNTUK TUGAS MAIL MERGE PADA OPEN OFFICE